• Contact Me

  • Arsip

  • Kategori

  • Desember 2010
    S S R K J S M
    « Nov    
     12345
    6789101112
    13141516171819
    20212223242526
    2728293031  
  • Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

    Bergabunglah dengan 5 pengikut lainnya

  • Meta


  • Your Visitor...

    cialis generic
    100000

    free counters



Pacar Berperilaku Seks Menyimpang, Putuskan Saja!


MASA pacaran semestinya dimanfaatkan dua individu yang tengah dimabuk asmara untuk saling mengenal kepribadian dan masa lalu masing-masing. Salah satu tujuannya, agar Anda tahu adakah si dia pria berisiko AIDS.

Anda tentu tak ingin menjadi bagian dari 1,6 juta wanita yang menikah dengan pria berisiko AIDS, seperti data terbaru yang diungkap Kementerian Kesehatan RI. Karena itu, perhatikan perilaku seks si dia selama pacaran.

“Kita semakin permisif terhadap seks bebas. Perilaku selama pacaran bisa menjadi indikasi apakah pasangan menganut seks bebas, dan apakah sudah terpapar STD (penyakit menular seksual-red). Dari sana, ketahuan lifestyle-nya bagaimana,“ terang Ratih Andjayani Ibrahim, psikolog kepada okezone, Selasa (30/11/2010).

”Tapi, kembali lagi, perilaku kita (wanita-red) juga bagaimana?,” tambah Ratih.

Wanita, menurutnya, haruslah menunjukkan sikap layak dihormati pasangan dengan sebelumnya, bisa menghargai diri sendiri.

“Banyak perempuan datang ke saya, komplain tidak dihargai pasangannya. Faktanya, perempuan membiarkan dirinya menjadi korban atau dalam posisi subordinat. Perempuan pun tidak cukup respect dengan dirinya,” imbuh wanita ramah ini.

Cinta sepatutnya tidak membutakan akal sehat wanita untuk bisa memilah pasangan hidup yang tepat. Adalah cinta sebenarnya jika dua orang di dalamnya bisa saling menghormati dan saling menjaga, termasuk kehormatan diri.

“Cinta dalam pacaran mensyaratkan dua orang yang saling respect, saling care,” tukas Ratih.

Karenanya Ratih melihat, tidak adil bila kesalahan hanya ditimpakan pada pihak wanita.

“Menjadi tidak fair if only the man yang dituduh, karena perempuan oleh Tuhan pun diberi akal sehat dan kemampuan untuk menjaga diri. Dan, jadilah pasangan yang berhak dihormati. Kuncinya, perempuan harus respect dengan diri sendiri,” tegas Ratih.

Putuskan saja!

Kalau tanda-tanda perilaku seks berisiko terlihat pada kekasih selama masa pacaran, Ratih menegaskan wanita untuk memutuskan cinta.

“Putuskan saja. Gampang kan? Mumpung belum kawin, kalau timpang, ke laut aja,“ ujar Ratih, sembari tertawa.

“Kalau sama-sama cinta, tapi dia tidak menghargai perempuan dengan sepatutnya, enggak usah ’masturbasi’ emosi. Enggak usah membohongi diri sendiri,“ tukas Ratih.

Ratih berharap, wanita single bisa membuka mata dan telinga lebar-lebar untuk membaca perilaku kekasihnya.

“Makanya, selama pacaran, buka mata dan telinga lebar-lebar. Setelah menikah, coba ikhlas. Dan kalau di tengah jalan berantem, datang saja ke konselor,“ tutupnya.

Sumber: okezone.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: